Rabu, 15 September 2010

charger fujitsu

Jakarta, Fujitsu
tengah mengembangkan
sebuah teknologi charging
tanpa kabel. Dengan
teknologi ini, proses
charging atau pengisian
baterai diklaim bisa 150
kali lebih cepat dari
biasanya.
Teknologi charger wireless
besutan Fujitsu ini
memanfaatkan sebuah
metode yang disebut
resonansi magnetik. Tak
seperti metode induksi
elektromagnetik
kebanyakan, metode ini
nantinya tak akan lagi
mengharuskan adanya
keselarasan antara power
transmitter dan receiver.
Keunggulan yang
ditawarkan oleh Fujitsu
lewat teknologi ini adalah
kemampuan
melakukan proses
charging ke beberapa
perangkat sekaligus lewat
sebuah transmitter
tunggal. Selain itu,
teknologi wireless
charging ini diklaim
mampu mengisi ulang
baterai sebuah perangkat
dalam jarak beberapa
meter.
"Teknologi lain hanya
bekerja pada jarak yang
dekat serta power
transmitter dan receiver
harus selaras. Jadi,
efektivitasya tak jauh
beda dengan teknologi
charging lewat kabel.
Yang dilakukan oleh
Laboratorium Fujitsu
adalah mengembangkan
teknologi yang bisa
mempersingkat waktu
charging,
mengembangkan sistem
charging lewat metode
resonansi magnetik,"
demikian penjelasan
Fujitsu seperti detikINET
kutip dari Cnet, Rabu
(15/9/2010).
Metode resonansi
magnetik yang dipakai
Fujitsu pada teknologi
wireless charging ini
memanfaatkan koil dan
kapasitor sebagai
resonator. Resonator
inilah yang nantinya
mampu mentransmisikan
energi listrik dalam jarak
beberapa meter.
Teknologi yang diklaim 85
persen lebih efisien ini
rencananya akan
dipasarkan mulai tahun
2012. Perangkat pertama
yang menikmati teknologi
ini kemungkinan besar
adalah ponsel. Selain itu,
nantinya Fujitsu juga
berencana memanfaatkan
teknologi ini untuk
mengisi ulang baterai
perangkat berukuran
besar seperti mobil
elektrik.

Sumber
detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar